kode adsense disini
Hot Best Seller

Enigma Pasha

Availability: Ready to download

Nomor 1 mendatar: teka-teki; misterius; tidak jelas (tentang ucapan). Lima huruf. E-N-I-G-M-A Sebagai murid baru pindahan di SMA Baswara, sosok Pasha langsung jadi bahan omongan. Pertama, dia mengaku sudah membaca data pribadi semua anak di kelasnya. Jangan-jangan dia psikopat! Kedua, kaca jendela kantin remuk dihajar bola bisbol bertuliskan nama Pasha. Apakah dia pelakunya? Nomor 1 mendatar: teka-teki; misterius; tidak jelas (tentang ucapan). Lima huruf. E-N-I-G-M-A Sebagai murid baru pindahan di SMA Baswara, sosok Pasha langsung jadi bahan omongan. Pertama, dia mengaku sudah membaca data pribadi semua anak di kelasnya. Jangan-jangan dia psikopat! Kedua, kaca jendela kantin remuk dihajar bola bisbol bertuliskan nama Pasha. Apakah dia pelakunya? Atau dia mata-mata? Pasha kan mantan pemain bisbol di SMA Adigana, rival berat sekolah mereka. Sella sebagai teman semeja Pasha dan kebetulan berada di TKP, mau tidak mau jadi terlibat. Penyelidikan demi penyelidikan Sella tidak hanya menguak fakta-fakta yang mencengangkan, namun juga menciptakan pertemanan unik dengan cowok misterius itu. Sayangnya ada yang tidak Sella sadari… Jejak-jejak Pasha yang dia ikuti ternyata membawanya pada jebakan yang sama sekali tidak terduga.


Compare
kode adsense disini

Nomor 1 mendatar: teka-teki; misterius; tidak jelas (tentang ucapan). Lima huruf. E-N-I-G-M-A Sebagai murid baru pindahan di SMA Baswara, sosok Pasha langsung jadi bahan omongan. Pertama, dia mengaku sudah membaca data pribadi semua anak di kelasnya. Jangan-jangan dia psikopat! Kedua, kaca jendela kantin remuk dihajar bola bisbol bertuliskan nama Pasha. Apakah dia pelakunya? Nomor 1 mendatar: teka-teki; misterius; tidak jelas (tentang ucapan). Lima huruf. E-N-I-G-M-A Sebagai murid baru pindahan di SMA Baswara, sosok Pasha langsung jadi bahan omongan. Pertama, dia mengaku sudah membaca data pribadi semua anak di kelasnya. Jangan-jangan dia psikopat! Kedua, kaca jendela kantin remuk dihajar bola bisbol bertuliskan nama Pasha. Apakah dia pelakunya? Atau dia mata-mata? Pasha kan mantan pemain bisbol di SMA Adigana, rival berat sekolah mereka. Sella sebagai teman semeja Pasha dan kebetulan berada di TKP, mau tidak mau jadi terlibat. Penyelidikan demi penyelidikan Sella tidak hanya menguak fakta-fakta yang mencengangkan, namun juga menciptakan pertemanan unik dengan cowok misterius itu. Sayangnya ada yang tidak Sella sadari… Jejak-jejak Pasha yang dia ikuti ternyata membawanya pada jebakan yang sama sekali tidak terduga.

52 review for Enigma Pasha

  1. 4 out of 5

    Eva

    Penulisnya cerdas! Itu yang pertama terlintas dalam pikiran saya saat membacanya. Kepingan demi kepingan teka-teki mengenai Pasha disampaikan dengan intens tapi mengalir. Akaigita berhasil menyuguhkan kisah yang bergulir dari kekuatan karakter tokoh sekaligus cerita. Tiap bab sejak awal tidak ada percuma. Saling terkait dan penting. Serasa membaca novel remaja detektif karya terjemahan. Saya dibikin langsung jatuh hati. Benar-benar penasaran dari bab ke bab. Tidak mau ketinggalan satu kalimat pun Penulisnya cerdas! Itu yang pertama terlintas dalam pikiran saya saat membacanya. Kepingan demi kepingan teka-teki mengenai Pasha disampaikan dengan intens tapi mengalir. Akaigita berhasil menyuguhkan kisah yang bergulir dari kekuatan karakter tokoh sekaligus cerita. Tiap bab sejak awal tidak ada percuma. Saling terkait dan penting. Serasa membaca novel remaja detektif karya terjemahan. Saya dibikin langsung jatuh hati. Benar-benar penasaran dari bab ke bab. Tidak mau ketinggalan satu kalimat pun karena seringkali merupakan 'petunjuk' yang penting. Bahasa penuturan penulis menggunakan sudut pandang orang pertama, yaitu Sella. Saya diajak ikut memikirkan pemecahan teka-teka Pasha yang unik, sekaligus Sella sendiri yang punya masa lalu misterius. Penyampaiannya witty sekaligus hangat, dan pintar. Tata bahasa penulis baku di narasi, tapi dialognya sesuai bahasa lisan layaknya remaja. Saya mendapat kesan seperti sedang membaca novel 'Looking for Alibrandi'. Setiap membuka bab baru, saya selalu berdecak kagum pada penulis karena kosakata yang dipilihnya. Kaya. Pemilihan kalimat humor satirenya pun terasa memukau karena tata bahasanya. Penulis tampaknya pembaca yang baik. Kalau menilik kover novel yang memperlihatkan peralatan olahraga bisbol dan kotak-kotak TTS, saya merasa dijanjikan akan mendapat bacaan yang kental unsur olahraganya sekaligus elemen teka-tekinya. Dan benar, kovernya enggak menipu. Sesuai dengan isinya. Blurb novel ini juga menarik, mengarahkan sesuatu yang misterius. Seperti yang saya bilang sebelumnya, penulis cerdas merancang rangkaian puzzle. Sulit sekali loh bikin kasus teka-teki dan membuat penyelesaian yang logis juga masuk akal. Akaigita berhasil melakukan itu. Setting Enigma Pasha tidak terlalu detail dideskripsikan penulis. Tapi pas untuk membuat gambaran dalam kepala. Kemudian, hal menariknya lagi, penulis memasukan unsur sejarah dalam latar tempatnya. Bukan, bukan pembaca dibuat terlempar ke masa silam. Tapi penulis memilih nama-nama pahlawan untuk nama kelas sekolah tokohnya. Secara halus juga memberi sempalan pengetahuan tentang tokoh sejarahnya. Sepertiga awal dan seperempat akhir Enigma Pasha adalah bagian terbaik novel ini. Konflik melambat di tengah-tengah. Namun, pembaca diajak menyelami pernak-pernik masa remaja yang pelangi. Persahabatan yang kental beserta seluruh karakternya yang memiliki ciri khas. Tokoh favorit saya Pasha, Sella, dan ibunya Sella. Tapi konflik tetap dimunculkan dari berbagai arah. Terutama dari bisbol dan penyakit yang dimiliki Pasha. Penulis mengangkat penyakit yang tidak biasa, hemofilia. Saya jadi mendapat pengetahuan baru mengenai penyakit ini. Menariknya, meski Pasha digambarkan suram, tapi dramatisasinya tidak berlebihan. Secara keseluruhan novel ini temponya memang tak memberi banyak ruang pembaca untuk meratap. Ini menjadi pisau bermata dua, di satu sisi tak ada bagian yang membuat saya teriris hingga ingin menangis. Di sisi lain saya bisa berempati tanpa mesti mengasihani. Butuh kecermatan mengarahkan hal ini. Kisah cinta Sella dan Pasha manis tanpa memberi kesan menye-menye. Saya suka saya suka. πŸ’ž Kalau ada hal mengganjal adalah banyaknya istilah bisbol yang hanya diberi keterangan seadanya oleh penulis. Bagi yang awam seperti saya, mesti googling agar paham. Tapi percayalah, kalau dinikmati saja ceritanya, permasalah itu tak mengganggu. Penyelesaian konfliknya asyik. Karena para tokoh remaja ini menyelesaikannya tanpa campur tangan kebijakan orang dewasa. Ini penting, bahwa mereka bertumbuh dan dapat dipercaya mencari dan memutuskan solusi terbaik sendiri. 4 dari 5 🌟 Menurut saya, Enigma Pasha adalah YA lokal terbaik yang saya baca tahun ini.

  2. 5 out of 5

    Dinur Aisha

    3,5. Hamdalah, nemu lagi YA yg beneran saya suka (terakhir kali itu Orbit Tiga Mimpi-nya Miranda Malonka, satu setengah tahun yg lalu; hope this says a lot). Bagi saya, yg bikin buku ini bagus itu karakterisasi naratornya yang unik dan kuat; melalui isi kepala dan cara berpikirnya Sella/Selene, premis yg standard bisa jadi misterius dgn plot yg nagih. Tapi sebagai pembaca yg bacot dan banyak mau, tentu ada beberapa detail yang saya harap bisa diurai lebih dalam, seperti: (view spoiler)[ 1. Seperti a 3,5. Hamdalah, nemu lagi YA yg beneran saya suka (terakhir kali itu Orbit Tiga Mimpi-nya Miranda Malonka, satu setengah tahun yg lalu; hope this says a lot). Bagi saya, yg bikin buku ini bagus itu karakterisasi naratornya yang unik dan kuat; melalui isi kepala dan cara berpikirnya Sella/Selene, premis yg standard bisa jadi misterius dgn plot yg nagih. Tapi sebagai pembaca yg bacot dan banyak mau, tentu ada beberapa detail yang saya harap bisa diurai lebih dalam, seperti: (view spoiler)[ 1. Seperti apa persisnya hubungan Pasha dengan keluarga angkatnya? 2. Siapa sebetulnya dr. Salman itu (saya kira bagian ini bisa dijelasin lebih mendetail lagi mengingat pembaca sudah disuguhkan narasi distingtif berupa pemandangan kastel berisi anak-anak kecil berikut satpam yg mengingkari bhw dr. Salman itu punya anak, ga mungkin kan saya doang yg kepo?)? 3. Fakta-fakta apa aja yg menuntun Sella ke kesimpulan bahwa Nice (dibaca Nis) itu Anissa? Buat saya, keberadaan mobil boks toko Nice di rumah dr. Salman itu belum cukup untuk sampe ke kesimpulan tsb, alias bukan merupakan data yg valid. 4. Seperti apa persisnya cara Pasha dalam mengambil hati Martin dkk.? 5. Jadi sebetulnya, masalah utama antara Julian dan Pasha itu cuma keserakahan Julian? Lalu Pasha jadi punya trust issues sampe ngehafalin data seluruh siswa? 6. Masa kecil Pasha itu kayak gimana persisnya, sampai punya penyakit royal semacam hemofilia tapi ga diurus samsek (bahkan masih bisa keluyuran main baseball)? 7. Apa yg melatarbelakangi Pasha ngelempar bola ke kaca kantin? Mau caper doang? "Hanya karena aku ingin," ceunah. Tapi setidaknya, yg ini sejalan dgn karakterisasi Pasha yg manik depresif seperti kata Anissa. 8. Nah, mengenai kondisi mental Pasha ini juga kurang digali. 9. Sebetulnya, mengenai masa kecil Sella sendiri foreshadowing-nya udah greget, tapi tentang Pasha yang ternyata sekongkolan sama bokapnya Sella itu masih terkesan ujug-ujug buat saya. 10. Hal lain yg saya sadari juga adalah, banyaknya istilah baseball yg barangkali sulit dimengerti oleh pembaca yg awam dgn olahraga tsb, jadi mengganggu kenikmatan membaca karena baseball berperan penting dlm klimaks cerita ini (saya sendiri bisa bersyukur saya ngerti baseball, karena kebetulan ada seorang sahabat yg atlet (bodo)). 11. Saya yakin penulisnya orang cerdas, terbukti dari voice-nya Sella yg penuh humor satir dan nggak mainstream kayak POV tokoh cewek kebanyakan, tapi terkadang menurut saya penulis jadi membuat si Sella ini terkesan terlalu superior hingga mencacatkan detail kecil; misalnya kayak pas si Sella ngasih tahu wali kelasnya kalau si Pasha punya hemofilia, di situ wali kelasnya nanya, "Hemofilia? Penyakit apaan tuh?" Ngerti kan maksud saya? Yakali seorang guru nggak ngerti apa itu hemofilia. 12. Kayaknya masih ada yang lain-lainnya, tapi saya keburu lupa. (hide spoiler)] Jadi yaa gitu. Kalo saya udah serewel ini biasanya bakal saya buletin ke bawah, tapi ya itu tadi, saya sesuka itu sama voice-nya Sella; so four stars for ma girl Selene! Anyway, sebenernya pertanyaan-pertanyaan di atas itu bukannya nggak terjawab, melainkan lebih ke ngawang-ngawang aja dan bisa disimpulin sendiri asal kitanya punya otak. Saya cuma iseng aja nge-list itu semua sebagai sesama penyuka teka-teki kayak Sella. Tapi kalau memang outcome seperti inilah yg dimaksudkan oleh penulisnya sejak awal, berarti beliau telah berhasil dalam membangun karakter Pasha yang elusif (justru setelah saya pikir-pikir lagi (dari tadi ga mikir), bakal agak aneh juga kalau si Pasha ngomong panjang-lebar ngejelasin ini-itu). Overall, bagi saya, sampai halaman terakhir pun si Pasha masih merupakan enigma.

  3. 5 out of 5

    Ossy Firstan

    Enigma Pasha benar-benar bercerita tentang Pasha dan segala misteri di baliknya. Tersebutlah seorang siswa pindahan bernama Paris-Shapalah-itu yang menjadi teman sebangku Sella---gadis ketje yang suka main TTS dan punya Ibu protektif-dan-agak-anti-lelaki. Pecahnya kaca jendela dengan bola bernama Pasha membuat Sella tertarik memecahkan kasus siapakah-pemecah-kaca-dan-bagaimana-bisa-yang-mirip-sama-komik-Conan. Kasus itu pun membuat Sella dekat dan berteman agak-akrab dengan rekan sebangkunya itu Enigma Pasha benar-benar bercerita tentang Pasha dan segala misteri di baliknya. Tersebutlah seorang siswa pindahan bernama Paris-Shapalah-itu yang menjadi teman sebangku Sella---gadis ketje yang suka main TTS dan punya Ibu protektif-dan-agak-anti-lelaki. Pecahnya kaca jendela dengan bola bernama Pasha membuat Sella tertarik memecahkan kasus siapakah-pemecah-kaca-dan-bagaimana-bisa-yang-mirip-sama-komik-Conan. Kasus itu pun membuat Sella dekat dan berteman agak-akrab dengan rekan sebangkunya itu. Pasha memang menyimpan banyak misteri. Base ball, darah sukar membeku, orangtua yang meninggal, toko keramik, guru keramik, sampai Pulau Berhala. Kusuka membacanya, mengalir. Lebih lagi, setiap adegan selalu berguna. Seperti hal receh macam teriakan memalukannya Imoto sampai toko keramik yang membuat mok, itu semua ada benang merahnya. Selamat untuk Kak Gitgit ditunggu novel selanjutnya!

  4. 4 out of 5

    Daniel

    Akaigita Enigma Pasha Gramedia Pustaka Utama 264 halaman 7.1

  5. 4 out of 5

    A.A. Muizz

    Buku ini sangat kaya kosakata. Bahkan, dari judulnya saja saya udah dapat pengetahuan baru, karena sebelumnya saya nggak tahu apa itu 'enigma'. Sejak awal, penulis sudah menyuguhkan misteri mengenai tokoh bernama Pasha ini. Dan yang paling saya suka, karakter Pasha dan Sella sama-sama unik banget. Nggak cuma tingkahnya, tapi juga dialog dan latar belakangnya. Dari dialog-dialog mereka maupun pikiran Sella (karena novel ini diceritakan dari sudut pandangnya), saya menemukan banyak sekali kelucuan, Buku ini sangat kaya kosakata. Bahkan, dari judulnya saja saya udah dapat pengetahuan baru, karena sebelumnya saya nggak tahu apa itu 'enigma'. Sejak awal, penulis sudah menyuguhkan misteri mengenai tokoh bernama Pasha ini. Dan yang paling saya suka, karakter Pasha dan Sella sama-sama unik banget. Nggak cuma tingkahnya, tapi juga dialog dan latar belakangnya. Dari dialog-dialog mereka maupun pikiran Sella (karena novel ini diceritakan dari sudut pandangnya), saya menemukan banyak sekali kelucuan, kehangatan, dan humor satire yang belum pernah saya temukan di novel lain. Yah, segerrr banget lah ini novel. Sebenarnya, cerita dalam novel ini cukup suram dan depresif. Namun, penulis kayaknya sengaja nggak mau bikin pembacanya terlalu lama ikut depresi, karena baru sedih sebentar, sudah ada lagi hal-hal lain yang menggugah. Sayangnya, nggak ada catatan kaki untuk istilah-istilah bisbol dan nama-nama tokoh film yang dipinjam sebagai perumpamaan. Saya menyelesaikan membaca novel ini dengan KZL. KZL karena bikin saya nggak pede mau mengunggah cerita yang receh banget di wattpad. Apalagi kemarin juga habis baca Represi yang juga cetar! πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”

  6. 4 out of 5

    Tiara Ro

    Dari dulu aku lemah dengan cerita yang memadukan pertemanan, mimpi, dan keluarga. Apalagi dibungkus dalam genre young-adult. Karena mau di umur berapa pun, semangat muda (youth) itu baiknya tetap ada. Dan membaca buku dengan tema seperti ini bisa bikin recharge energy. Aww Pasha, Sella. Karakter mereka semakin tumbuh dengan semakin berjalannya cerita. Dari yang awalnya mencoba memungkiri hal-hal yang sudah mereka lakukan atau rasa yang mereka rasakan, sampai akhirnya menyadari dan menerima. Menu Dari dulu aku lemah dengan cerita yang memadukan pertemanan, mimpi, dan keluarga. Apalagi dibungkus dalam genre young-adult. Karena mau di umur berapa pun, semangat muda (youth) itu baiknya tetap ada. Dan membaca buku dengan tema seperti ini bisa bikin recharge energy. Aww Pasha, Sella. Karakter mereka semakin tumbuh dengan semakin berjalannya cerita. Dari yang awalnya mencoba memungkiri hal-hal yang sudah mereka lakukan atau rasa yang mereka rasakan, sampai akhirnya menyadari dan menerima. Menurutku menyadari dan menerima merupakan bagian dari pendewasaan diri, yang biasanya juga menjadi bagian dari masa muda. Next, alur cerita buku ini juga ga bikin bosan. Ga ada momen-momen yang diuraikan terlalu lama, yang ada malah penasaran gimana ini selanjutnya. Last but not least, Priska! My favorite character di sini. Tenang, tapi juga ga kehilangan excitementnya. Loyal! Overall buku ini lumayan komplit, i mean, isu-isu yang diangkat memiliki penyelesaiannya sehingga ga ada rasa 'ganjal' karena ada unfinished bussiness. Ceile. Yauda gitu aja deh malah kemana-mana. Sukses akaigita! Buku ini 'kamu' banget.

  7. 5 out of 5

    Air

    Suka banget! Suka alurnya, humornya, sampulnya, gaya nulisnya, apalagi karakter-karakternya. Saya suka Sella, Pasha, Priska, dan yang enggak saya duga, saya jadi suka banget sama Dikra begitu cerita ini mau habis (padahal awalnya saya kesel sama dia). Tapi, ada beberapa bagian yang menurut saya masih kurang jelas, misalnya latar belakang Pasha (ada apa dengan dia dan keluarganya?) dan masa lalu Sella. Saya juga enggak ngerti sama istilah-istilah bisbol di sini (karena enggak ada footnotes) dan ma Suka banget! Suka alurnya, humornya, sampulnya, gaya nulisnya, apalagi karakter-karakternya. Saya suka Sella, Pasha, Priska, dan yang enggak saya duga, saya jadi suka banget sama Dikra begitu cerita ini mau habis (padahal awalnya saya kesel sama dia). Tapi, ada beberapa bagian yang menurut saya masih kurang jelas, misalnya latar belakang Pasha (ada apa dengan dia dan keluarganya?) dan masa lalu Sella. Saya juga enggak ngerti sama istilah-istilah bisbol di sini (karena enggak ada footnotes) dan masih ada beberapa typo juga. Nah, tapiii, terlepas dari itu semua, cerita ini masih bisa saya nikmati kok. Bisa banget malah. Buku ini misterius, renyah, dan manis bercampur jadi satu. Duh, suka deh pokoknya. 4,5 bintang buat Shishou!

  8. 4 out of 5

    Dheril Sofia

    Aku harus menghentikan diriku melahap buku ini dalam sekali duduk. Sebab, aku enggak mau ceritanya cepat-cepat habis. Tapi yang namanya sudah terperosok ke lubang buaya siapa yang bisa menolong, coba? Mulai hari ini sampai tanggal 20 Nov 2018, kalian akan mengikuti sebuah enigma dan mencari-cari apa yang sangat misterius dari sosok Pasha dalam buku ini! Terima kasih kepada @akaigita karena sudah memberikan kesempatan padaku untuk menjadi bagian dalam #EnigmaPashaBookTour! What a great honor. β €β €β €β € Aku harus menghentikan diriku melahap buku ini dalam sekali duduk. Sebab, aku enggak mau ceritanya cepat-cepat habis. Tapi yang namanya sudah terperosok ke lubang buaya siapa yang bisa menolong, coba? Mulai hari ini sampai tanggal 20 Nov 2018, kalian akan mengikuti sebuah enigma dan mencari-cari apa yang sangat misterius dari sosok Pasha dalam buku ini! Terima kasih kepada @akaigita karena sudah memberikan kesempatan padaku untuk menjadi bagian dalam #EnigmaPashaBookTour! What a great honor. β €β €β €β €β €β €β €β €β € Yakin banget bakal banyak yang bisa relate dengan tema yang diangkat dalam novel ini. Siapa yang masih berusaha untuk fit-in ke dalam lingkungan sosial yang susah menerima? Merasa terkekang dengan keadaan yang buntu? Siapa yang diam-diam punya ambisi besar tetapi terhalangi oleh orang lain bahkan keraguan pada diri sendiri? Siapa yang masih bingung tentang di mana sebenarnya posisi dan nilaimu dalam peta dunia orang-orang yang ada di sekitarmu? β €β €β €β €β €β €β €β €β € Kamukah itu? More review and book tour: IG @sofiadheril

  9. 5 out of 5

    Nisa Rahmah

    Bagus bangettttt buku ini! Aku suka! Ulasan lengkap pasti akan kubuat, karena aku ingin orang-orang baca buku bagus ini, dan aku ingin mereka tahu kenapa aku bisa suka 😍😍😍😍😍

  10. 5 out of 5

    Erwina Ermawati

    Satu kata untuk buku ini: S-E-R-U. Novel young-adult yang nggak cringe atau bikin geli sendiri. Aku suka dengan konfliknya, mencari tahu siapa Pasha sebenarnya. Di novel ini juga disajikan misteri ringan yang nggak perlu dipikir terlalu keras tapi tetap bisa dinikmati. Alur ceritanya smooth dan mudah sekali dimengerti. Tokohnya unik! Mulai dari Sella yang gemar berkebun, nggak punya banyak teman, dan teka-teki addict sampai Pasha yang misterius banget. Baca cerita ini bikin aku nebak-nebak siapa se Satu kata untuk buku ini: S-E-R-U. Novel young-adult yang nggak cringe atau bikin geli sendiri. Aku suka dengan konfliknya, mencari tahu siapa Pasha sebenarnya. Di novel ini juga disajikan misteri ringan yang nggak perlu dipikir terlalu keras tapi tetap bisa dinikmati. Alur ceritanya smooth dan mudah sekali dimengerti. Tokohnya unik! Mulai dari Sella yang gemar berkebun, nggak punya banyak teman, dan teka-teki addict sampai Pasha yang misterius banget. Baca cerita ini bikin aku nebak-nebak siapa sebenarnya yang jahat, siapa sebenarnya yang melakukan ini dan itu. Bikin pengen baca terus karena penasaran sama identitas asli Pasha.

  11. 4 out of 5

    Lou Trulymay

    4,5 out of 5. Bonus 0,5 untuk Enigma Pasha, karena berhasil mengobati kangen gue dengan tulisan-tulisan Akaigita. --- Sesuai dengan blurb di bagian belakang buku, aku penasaran dengan jenis teka-teki yang dihidangkan oleh Akaigita dalam buku ini dan bagaimana sesungguhnya bentuk pertemanan Sella dan Pasha di novel ini. Seperti tulisan-tulisan Akaigita sebelumnya, Enigma Pasha ini juga isinya sangat cerdas (seperti penulisnya). Cerita ringan ala remaja tapi tidak terasa recehan sama sekali, karena be 4,5 out of 5. Bonus 0,5 untuk Enigma Pasha, karena berhasil mengobati kangen gue dengan tulisan-tulisan Akaigita. --- Sesuai dengan blurb di bagian belakang buku, aku penasaran dengan jenis teka-teki yang dihidangkan oleh Akaigita dalam buku ini dan bagaimana sesungguhnya bentuk pertemanan Sella dan Pasha di novel ini. Seperti tulisan-tulisan Akaigita sebelumnya, Enigma Pasha ini juga isinya sangat cerdas (seperti penulisnya). Cerita ringan ala remaja tapi tidak terasa recehan sama sekali, karena berbagai istilah dan tentunya teka-teki yang diselipkan dalam cerita. Gue sebagai pembaca dibuat penasaran setiap membalik halaman demi halaman, karena kepo sebenarnya apa yang terjadi. << poin penting kenapa buku ini sangat berkesan: Akaigita mampu membuat pembaca ketergantugan dengan setiap teka-teki yang ingin diketahui jawabannya. Riset dan pengetahuan yang dituangkan di dalam buku ini terasa sangat nyata sekaligus tak disangka. Siapa kira cerita kehidupan remaja bisa terasa 'berat' tapi tidak rumit penyelesaiannya. Masa lalu Pasha, Sella, dan orang-orang di sekitar mereka yang tidak sengaja saling terhubung sebagai misteri. Lalu muncullah si Sella yang jagoan sekali ingin mengungkap semuanya dengan otak jeniusnya, lebih tepatnya otak kepo yang kebetulan saja encer. Nggak bisa tenang hidupnya kalau ada teka-teki yang tidak mampu dipecahkannya, walau itu TTS di koran sekalipun. Jadi, ada 2 hal penting yang akan selalu kamu temui dalam cerita ini. Sesuai cover bukunya: teka-teki dan bisbol. Sella si detektif amatir ini, menyelesaikan semua kekepoannya (teka-teki) dengan aturan bisbol. Well, kurang lebih begitulah (takut spoiler). Dialog yang dituturkan semuanya terasa cerdas walaupun baku tapi tidak kaku. Sayangnya, berbagai istilah dalam bisbol tidak dilengkapi dengan footnote atau keterangan apapun. Jadi, untuk orang awam seperti gue, agar ribet juga sambil gugling biar ngerti. Termasuk nonton contoh-contoh pertandingan bisbol di yutup. Hehehehe. Kekurangan dalam buku ini walau tidak terlalu penting juga adalah latar belakang keluarga Pasha, Sella, dan kisah-kisah masa lalu lainnya, yang mungkin setidaknya bisa dijelaskan singkat, kecuali kalau akan ada side story di buku-buku berikutnya..Ehehehe. Satu quote yg gue yakin cukup populer untuk yang sudah baca: "salah satu cara untuk mengurangi jumlah musuhmu adalah dengan menjadikannya temanmu" << nice, apalagi Pasha berhasil menjadikan anak-anak tengil di sekolahnya tunduk padanya *spoiler dikit deh, maap. Congrats Gita!

  12. 4 out of 5

    Dhamala Shobita

    Waktu membaca bab-bab awal Enigma Pasha, saya sudah punya firasat bahwa novel YA yang satu ini tidak biasa. Dari bab awal saja, twist sudah bertebaran. Misteriusnya Pasha adalah yang membuat saya penasaran membaca novel ini lagi dan lagi. Sepanjang saya membaca, saya selalu berpikir penulisnya cerdas. Jelas saja, menyisipkan permainan detektif-detektifan yang misterius seperti itu tidak mudah. Selain plot maju mundur yang menggerakkan cerita, karakter di novel ini juga kuat. Sella (yang punya nam Waktu membaca bab-bab awal Enigma Pasha, saya sudah punya firasat bahwa novel YA yang satu ini tidak biasa. Dari bab awal saja, twist sudah bertebaran. Misteriusnya Pasha adalah yang membuat saya penasaran membaca novel ini lagi dan lagi. Sepanjang saya membaca, saya selalu berpikir penulisnya cerdas. Jelas saja, menyisipkan permainan detektif-detektifan yang misterius seperti itu tidak mudah. Selain plot maju mundur yang menggerakkan cerita, karakter di novel ini juga kuat. Sella (yang punya nama asli yang cantik), Pasha, Martin dan anggota klub bisbol, serta teman-teman Sella. Masing-masing terasa hidup, terasa real. Saya berkali-kali dibuat jatuh cinta pada Pasha karena dia membuat saya kasihan, kagum, dan kesal pada saat yang nyaris bersamaan. Karakter-karakter dalam novel ini juga berkembang seiring dengan cerita. Konflik yang disuguhkan memang melambat di tengah, tapi permainan teka-tekinya tidak membuat novel ini jadi membosankan. Sementara konflik lain yang muncul di antara Sella dan keluarganya juga unexpected. Tetapi untuk yang satu ini, saya berharap penyelesaian konfliknya tidak seburu-buru itu. :) Terakhir, kisah cinta yang tidak akan lepas dari novel YA. Sumpah, gemas sekali melihat Pasha dan Sella. Duh, itu rasanya kayak malu-malu mau, campur gengsi, campur songong, campur-campur lah. Mereka peduli, tapi juga nggak menye-menye. Thumbs up untuk penulisnya, semoga bisa menghasilkan karya-karya selanjutnya yang tidak kalah keren! :)

  13. 5 out of 5

    Aro~

    Ceritanya manis. Aku menikmati setiap misteri-misteri kecil yang dihadirkan di tiap bagian cerita. Bukan jenis misteri rumit yang membutuhkan banyak waktu dan usaha untuk dipecahkan tapi jenis misteri yang ditujukan untuk orang-orang yang menaruh perhatian. Pasha dan segala sikapnya membuat Sella khawatir lantas peduli padanya. Rahasia-rahasia Pasha membuatnya menjadi tokoh yang menarik, termasuk dengan sikapnya yang cenderung meremehkan tapi sebenarnya menperhitungkan. Aku menyukai endingnya mesk Ceritanya manis. Aku menikmati setiap misteri-misteri kecil yang dihadirkan di tiap bagian cerita. Bukan jenis misteri rumit yang membutuhkan banyak waktu dan usaha untuk dipecahkan tapi jenis misteri yang ditujukan untuk orang-orang yang menaruh perhatian. Pasha dan segala sikapnya membuat Sella khawatir lantas peduli padanya. Rahasia-rahasia Pasha membuatnya menjadi tokoh yang menarik, termasuk dengan sikapnya yang cenderung meremehkan tapi sebenarnya menperhitungkan. Aku menyukai endingnya meski beberapa orang beranggapan jika ada sesuatu yang belum terselesaikan meski cerita telah berakhir. Kehidupan Pasha menjadi sebuah rahasia yang tak terkuak. Well, kuharap itu berarti cerita ini punya kans lebih untuk mendapatkan lanjutan. Kalau bukan di media cetak, mungkin diterbitkan secara daring lewat situs menulis seperti Storial maupun Wattpad.

  14. 4 out of 5

    Michelle Cherryna

    Karya YOUNG ADULT ini menambah kosa kata baru buatku! Selain punya kaya akan kosa kata, Enigma Pasha ini menyuguhkan kisah remaja yang bikin penasaran sejak awal aku baca, khususnya sama sifat Pasha. Secara konflik menarik, tapi eksekusinya agak terkesan terburu-buru. But it's okay. Nobody's perfect. Semangat nulis Kak Akaigita! Ditunggu tulisan barunya! β™‘

  15. 5 out of 5

    Yessie L Rismar

  16. 5 out of 5

    Syifa Luthfianingsih

  17. 5 out of 5

    Adara Kirana

  18. 5 out of 5

    Amelia Utami

  19. 4 out of 5

    JennyAini

  20. 4 out of 5

    Afy

    4,3 BINTANG!

  21. 5 out of 5

    Nurul

  22. 5 out of 5

    Nabila Rahmadia

  23. 4 out of 5

    Slayqueen 04

  24. 4 out of 5

    Stefani

  25. 5 out of 5

    Winda Reds

  26. 4 out of 5

    Gichyle

  27. 4 out of 5

    Atika Nurul H

  28. 4 out of 5

    Akaigita

  29. 5 out of 5

    Fahri Rasihan

  30. 4 out of 5

    Nining Sriningsih

  31. 5 out of 5

    Mahfudz D.

  32. 5 out of 5

    Desty

  33. 5 out of 5

    Dewi

  34. 4 out of 5

    Ifa Inziati

  35. 4 out of 5

    Sayfullan

  36. 5 out of 5

    Nugraha

  37. 5 out of 5

    Pretty Angelia

  38. 4 out of 5

    Ayu Dewi

  39. 4 out of 5

    Nanda

  40. 4 out of 5

    Aulia Putri

  41. 5 out of 5

    Yoss Prabu

  42. 4 out of 5

    Tasya Devi

  43. 5 out of 5

    Fadhil Kidd

  44. 4 out of 5

    Sinta Nisfuanna

  45. 5 out of 5

    Ilona Zerlina

  46. 4 out of 5

    Wening

  47. 4 out of 5

    Tike Yuliana

  48. 4 out of 5

    w

  49. 5 out of 5

    Seffi Soffi

  50. 5 out of 5

    Syadzwina

  51. 4 out of 5

    Muhammad Fakar

  52. 5 out of 5

    Laili Muttamimah

Add a review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
We use cookies to give you the best online experience. By using our website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.